Buat Kamu Yang Hobi Menulis, Ini 4 Tips untuk Mengasah Kemampuanmu!

Sangat jelas hobi menulis bisa dijadikan sumber penghasilan sampingan bahkan hingga penghasilan utama. Onno W. Purbo misalnya. Beliau menjadikan menulis sebagai penghasilan utama selain menjadi narasumber dengan kepakarannya diberbagai lembaga atau perusahaan terkenal. Menulis di media massa dan menerbitkan buku bisa dilakukan bagi yang terbiasa dengan hobi menulis. Jika dimuat dimedia massa seperti koran, majalah, tabloid, dan sejenisnya maka tentu akan memperoleh honorarium. Sedangkan jika menulis buku yang diterbitkan oleh penerbit, maka akan memperoleh royalti perenam bulannya atau bisa juga dengan sistem jual naskah.

Apakah menulis menjadi salah satu hobi yang sedang kamu minati saat ini? Saking tertariknya, hal ini sampai menyita perhatian kamu dan menjadi sama pentingnya dengan rutinitas merawat wajah dan cara menghilangkan minyak berlebih pada wajah?  Jika demikian, terus asah hobi ini ya, Girls, karena menulis itu memiliki banyak manfaat. Nggak cuma jadi cara menuangkan gagasan dan pikiran, menulis juga bisa jadi cara mengekspresikan emosi dan sarana terapi diri. Bahkan bukan tidak mungkin kalau hobi ini bisa jadi sumber penghasilan tambahan jika digeluti dengan baik dan benar. Oleh karena itu, yuk mulai asah dan kembangkan kemampuan menulis kamu, Girls. Simak beberapa poin  yang bisa kamu lakukan agar tulisanmu makin oke dari waktu ke waktu! Berikut selengkapnya:

  1. Rajin Membaca

Agar tulisan kamu lebih informatif dan kaya, kamu perlu punya banyak referensi. Nggak cuma membuat ulasanmu lebih dalam karena mengandung banyak fakta dan data, referensi yang beragam juga memungkinkan kamu menemukan banyak ide cerita berbeda.   Untuk itu, kamu perlu rajin membaca. Bacaan yang kamu pilih pun bisa bermacam-macam, mulai dari novel, biografi, buku kumpulan puisi, koran, hingga jurnal-jurnal yang memuat beragam fakta dan penemuan ilmiah terbaru.

Supaya nggak merasa terbebani, kamu bisa memulainya dengan membaca jenis buku yang kamu suka. Tapi ingat ya, hindari membaca hingga lupa waktu, terlebih bila kamu membaca di ruang ber-AC.

  1. Catat Tiap Ide yang Muncul

Makin banyak sumber referensi, biasanya makin banyak pula ide yang akan terlintas di benakmu. Ide-ide ini bisa pun muncul di saat yang tak terduga. Misalnya, ketika kamu sedang sibuk mencari tahu cara menghilangkan minyak berlebih pada wajah  via internet, bisa saja kamu terpikir untuk membuat cerita tentang seorang cewek yang nggak pede dengan kondisi wajahnya karena minyak berlebih. Daripada ide ini menguap dan hilang begitu saja, segera catat ide ini di buku khusus atau fitur NOTES pada ponsel kamu. Siapa tahu kumpulan ide tersebut nantinya bisa dikembangkan menjadi sebuah tulisan yang lebih dalam.

  1. Menulislah Tanpa Beban

Saat berkarya, setiap orang, termasuk kamu, tentu ingin menghasilkan karya yang bisa dibanggakan. Hal ini wajar  kok, Girls. Namun, alangkah baiknya kalau kamu bisa melupakan hal ini sejenak agar kamu tidak merasa terbebani saat menuangkan ide. Cara ini bisa memicu kamu untuk lebih bebas saat menulis. Sebab, makin kamu terobsesi menghasilkan tulisan yang memukau, pikiranmu bisa jadi malah sulit fokus pada inti tulisan.

  1. Jangan Malas Review dan Edit Hasil Tulisanmu

Tips berikutnya yang tak kalah penting, jangan malas untuk membaca ulang tulisanmu bila sudah selesai. Hal ini bertujuan untuk memastikan nggak ada poin penting yang terlewat atau lupa dimasukkan. Begitu tahap ini selesai, kamu boleh beristirahat sejenak dari tulisanmu, Girls.

Ya, ketimbang terburu-buru masuk tahap editing, kamu justru disarankan rihat sejenak dari proses tulis-menulis setelah review pertama selesai agar saat proses editing nanti kamu bisa melakukannya dengan pikiran yang jernih. Terkait hal ini, kamu bisa mencontoh Ernest Hermingway, seorang praktisi dan penulis ternama. Salah satu quote-nya yang terkenal soal menulis, adalah “Write drunk, edit sober.” Menurut Ernest, kamu boleh saja menulis seperti orang yang sedang mabuk, namun pastikan tubuh dan pikiranmu benar-benar jernih saat masuk proses editing tulisan.

Seperti aktivitas lainnya, menulis, berpikir, dan serangkaian proses kreatif di dalamnya juga memungkinkan kamu berkeringat sehingga kulit jadi berminyak. Oleh sebab itu, kamu perlu menerapkan cara mengurangi minyak berlebih di kulit wajah yang efektif sebelum mulai menulis. Salah satunya adalah dengan mencuci muka menggunakan sabun pembersih wajah yang diformulasi khusus untuk membersihkan dan mengontrol kadar minyak di kulit wajah.
sumber : cleanandclear.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s