Manfaat Hobi tentang Kliping

Pernah datang ke toko buku shoping yang dekat dengan Malioboro? Saat merantau ke Jogja saya sering datang kesana dan menemukan dari salah satu buku tersebut menjual banyak kliping. Ini artinya bagi yang suka hobi mengkliping ada dua keuntungan sekaligus. Pertama, membantu orang yang sedang mencari informasi yang dibutuhkan dan kedua, kita bisa mendapatkan jasa penjualan dari kliping yang kita buat. Tertarik untuk mencoba?

Salah satu pekerjaanku sehari-hari adalah membuat kliping tentang ketenaganukliran. Ada dua tipe kliping yang dibuat, yakni kliping bentuk cetak yang dijilid dan kliping online atau yang saya sebut dengan istilah e-kliping.

Sebenarnya apakah hanya pustakawan yang membuat kliping?

Tidak juga. Anda yang berprofesi sebagai dosen, penulis, blogger, guru, dan apa saja bahkan seorang pelajar dan mahasiswa pun hendaknya membuat kliping yang dibuat sendiri untuk kebutuhan masing-masing.

Kebutuhan apa? Jelas yang berbentuk informasi. Kelak suatu saat kliping ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan misal pelajar untuk tugas sekolah, mahasiswa untuk referensi tugas ketika membuat makalah, guru dan dosen untuk referensi ketika mengajar, penulis dan blogger untuk sumber referensi tulisan yang dibuatnya. Bahkan bagi para pebisnispun saya kira harus membuat kliping guna mengetahui informasi misalnya mengenai pasar, peluang, mitra, dan masih banyak yang lainya.

Mungkin ada yang berdalih, tak perlu membuat kliping, kan kita bisa memanfaatkan internet via search engine Google untuk mencarinya. Pasti di internet banyak.

Ya benar. Akan tetapi, salahkah kita mencegah kemungkinan terburuk apabila informasi yang dicari itu tidak ditemukan? Apalagi informasi yang dicari itu benar-benar sangat dibutuhkan. Lagi pula tidak semua informasi yang ada di internet itu akan terus tersedia. Misal yang paling mudah adalah berita yang ada dalam website dihilangkan oleh admin.

Kalau berita di website itu hilang, kan bisa memanfaatkan http://www.archive.org atau dengan mengetikan kata kunci cache di Google?

Itu juga benar. Sekali lagi saya katakan, salahkah kita mencegah kemungkinan terburuk apabila informasi yang dicari itu tidak ditemukan? Tidak salah bukan?

Kalau begitu mulailah dari sekarang membuat kliping guna menunjang keperluan informasi pribadi karena sejatinya yang mengetahui kebutuhan itu adalah dirinya sendiri.

Lantas, bagaimana cara membuatnya? Saya tidak ada waktu apalagi harus menggunting surat kabar, menempelkan kemudian menjilidnya. Buat aja kliping online dengan memanfaatkan aplikasi online gratis sebagai engine-nya.

Agar lebih semangat lagi untuk membuat kliping, yuk kita lihat apa sebenarnya pengertian kliping itu? Bagaimana dengan manfaatnya kongkritnya? Untuk siapa? Dan lain sebagainya. Berikut urainya:

Pengertian Kliping
Coba cari pengertian kliping di KBBI online, pasti tidak akan menemukannya. Namun, ada satu kata yang mendekati kalau kita ketikan kata “klip” yang artinya  alat untuk menjepit lembaran kertas menjadi satu, dibuat dr kawat atau plastik. Nah, sekarang saya mengambil pengertian kliping yang sudah umum saja. Saya ambil dari salah satu buku pedoman dari Perpustakaan Nasional RI. Berikut pengertiannya:

Kliping adalah guntingan artikel atau berita dari surat kabar, majalah dan sebagainya yang dianggap penting untuk disimpan atau didokumentasikan (Luthfiati Makarim:17).

Kliping dalam bahasa Inggris disebut Clipping yang artinya juga guntingan. Pengertian kliping diatas sepertinya masih merujuk pada konten cetak. Karena perkembangan teknologi informasi, maka kliping pun mengalami perubahan misalnya menjadi e-kliping atau sering disebut elektronik kliping. Istilah lain juga sering menyebut klilping digital.

Baiklah, saya kira untuk pengertian kliping bisa dielaborasi teman-teman sendiri. Yang jelas pada intinya dalam kliping online itu, pekerjaan tambahannya tentu akan berbeda dengan kliping manual. Tidak lagi membutuhkan gunting, lem, kertas, atau bahkan perlengkapan untuk menjilidnya. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah ketika membuat kliping, ada beberapa pekerjaan utama yang saya kira memiliki kesamaan, baik manual maupun elektronik. Siklus ideal dalam membuat kliping manual atau kliping online, tampak seperti gambar berikut ini:

Siklus Ideal Membuat Kliping

Diawali dengan mencari informasi misalnya berita di media yang ada di internet sesuai dengan topiknya. Kemudian jika sudah menemukan, berita-berita tersebut dihimpun untuk di evaluasi. Pada tahap evaluasi ini perlu adanya sikap kritis terhadap berita yang ada. Sikap kritis ini bisa kita tulis dalam komentar kliping. Tidak hanya komentar, kita juga bisa membuat abstrak atau sinopsis tentang berita yang akan kita kliping tersebut. Tujuan pembuatan abstrak adalah untuk mempermudah ketika ada orang lain yang mencari kliping. Dalam abstrak juga jangan lupa dibuat kata kuncinya misalnya tiga kata kunci. Lalu, dalam proses penyimpanan bisa dilakukan dengan dua cara. Misalnya cara pertama hanya disimpan di hardisk komputer sendiri (offline) atau penyimpanan kedua dengan cara di onlinekan di internet. Untuk penyebaran sendiri, secara otomatis ketika kliping itu di onlinekan, maka sebenarnya sudah bisa diakses oleh semua orang. Sedangkan jika kliping tersebut disimpan hanya di hardisk sendiri, maka proses penyebaran itu, biasanya hanya terjadi kepada orang-orang terdekat saja. Saya sarankan, alangkah lebih baiknya jika koleksi kliping itu di onlinekan.

Untuk Siapa Membuat Kliping
Kliping dibuat tentunya untuk kebutuhan sendiri jika anda memang bukan orang yang bergerak dalam dunia kerja bidang informasi. Bisa juga kliping dibuat dengan tujuan untuk orang lain. Artinya kliping yang telah dibuat sengaja disebarkan untuk orang lain jika memang ada yang membutuhkan. Dalam hal ini, anda sudah berbuat baik dengan menyebarkan klipingnya untuk orang lain.

Manfaat Kliping 
Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa ada banyak manfaat kliping misalnya bagi pelajar untuk mendukung dalam pembuatan tugas-tugas sekolah, bagi mahasiswa juga sebagai bahan referensi tugas ketika membuat makalah atau paper. Sedangkan untuk para guru dan dosen juga bisa untuk referensi dalam membuat bahan ajar ketika mengajar.  Bagi penulis dan blogger tentu ini sangat bermanfaat sekali sebagai sumber referensi atau data dukung tulisan yang dibuatnya. Untuk pebisnis, saya kira juga tak kalah penting mengingat kliping adalah kumpulan informasi yang sudah diseleksi sebagai bahan pengambilan keputusan.

Jenis Kliping
Kliping mempunyai banyak jenisnya. Kita bisa mengklasifikasikan berdasarkan subjek atau topiknya. Yang perlu diingat adalah tidak ada batasan baku dalam menentukan jenis kliping. Anda bisa menentukannya bisa berdasarkan kebutuhan informasi yang berkaitan dengan siapa diri kita. Misalnya seorang guru bisa saja memfokuskan diri membuat kliping hanya terkait persoalan pendidikan, siswa, atau profesi guru itu sendiri. Artinya disini akan lebih baik dalam membuat kliping itu berdasarkan kebutuhan diri sendiri dan fokus. Beberapa jenis kliping misalnya kliping pendidikan, ekonomi, politik, budaya, teknologi, dan lain sebagainya. Itu contoh kliping yang bersifat umum. Bisa juga kita lebih spesifik misalnya kliping nuklir seperti yang saya buat untuk kantor. Fokusnya hanya tentang berita seputar nuklir, radiasi, pengawas radiasi, dan lainya.

sumber : muradmaulana.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s