Hobi Ternak Kambing / Domba Gembel

Dari setahun yang lalu saya merintis usaha ini.dengan modal yang Cuma 15 ekor biang kambing dari jenis domba gembel,kini sudah mencapai 60 ekor berpariasi,biang anak dan bebaya.Usaha ternak yang umum di masyarakat hanya atau cara tradisional kami mencoba lain dari yang ada.Dengan menggunakan lahan tidur milik pengairan seluas 4000 mtr kami mencoba usaha ternak domba. Dengan cara menanami dengan rumput pakan ternak yaitu rumput gajah. Di samping rumput gajah kami beri makan juga dengan rumput liar seperti rumput benggala dan yang lainnya.Kendala yang kami hadapi adalah masalah penyakit kambing.kami berusaha untuk mencari bagaimana cara mengatasinya dan bagaimana cara memelihara agar kambing selalu sehat dan kebal terhadap penyakit,kini kami sudah menemukan caranya untuk wilayah kami di Kec,Sukatani bekasi,karena setiap daerah mempunyai cara yang berbeda dalam memelihara kambing.

TIPS MEMELIHARA DOMBA DI DAERAH YANG PANAS

Satu tahun lalu setelah menjalani usaha ini kami sempat putus asa,karena domba yang kami pelihara banyak yang mati serta kondisi domba-domba kami juga kurang sehat.Akhirnya kami berinisiatif untuk mencari tahu dengan mengunjungi peternakan H.Bunyamin di daerah Bogor.sepulang dari sana kami mencoba untuk menerapkan sedikit ilmu yang kami dapat namun juga tidak ada perubahan yang signifikan.sampai suatu hari secara kebetulan teman saya yaitu Bang Mandor (Bapak Yanda) kami memanggilnya ketika sedang menggembala kambing,tiba domba-domba kami masuk ke kandang ayam orang lain.cerita bang mandor “kambing secara rakus memakan sisa dedak pakan ayam,singkat cerita melalui beberapa pemikiran dan pertimbangan akhirnya kami mencoba memberikan minum domba kami dengan campuran satu ember air bersih dengan di campur dedak dan garam kasar secukupnya.Sedang obatnya kami mendapat rekomendasi dari H Bunyamin yaitu yang ada di pasaran yaitu KALBAZEN-SG.
Alhamdulillah dengan cara yang cukup sederhana dan murah akhirnya domba-domba kami kini sehat-sehat dan tidak ada lagi domba yang lahir 3 ekor harus mati 1 ekor karena kurang susu dari induknya.
Kini setelah 3 tahun berjalan kami sudah memiliki 45 ekor indukan dengan jumlah keseluruhan 150 ekor pada bulan oktober 2012.dan kami prediksi tahun depan bisa tambah indukan 70 ekor. dengan perhitungan 45(indukan X 1.5(yg lahir) – operational(di jual).Itulah tips dari kami yang berupa pengalaman kami beternak domba,Tapi jangan lupa bahwa kita sedang melakukan usaha yang bernyawa, kita harus selalu tawakkal dan pasrah kepada Sang Pemilik nyawa tsb. Karena domba yang tidak bernyawa tidak mempunyai nilai sama sekali. Jadi ketergantungan kita pada yang memiliki nyawa tsb (Allah SWT) sangat besar. mudah-mudahan ada manfaatnya bagi pengunjung blog ini.

sumber : ternak-kambing-kacang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s